Kamis, 13 November 2014

sekilas tentang LDR (Light Dependent Resistor)

Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu jenis resistor yang dapat mengalami perubahan resistansinya apabila mengalami perubahan penerimaan cahaya. Besarnya nilai hambatan pada Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) tergantung pada besar kecilnya cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri. LDR sering disebut dengan alat atau sensor yang berupa resistor yang peka terhadap cahaya. Biasanya LDR terbuat dari cadmium sulfida yaitu merupakan bahan semikonduktor yang resistansnya berupah-ubah menurut banyaknya cahaya (sinar) yang mengenainya. Resistansi LDR pada tempat yang gelap biasanya mencapai sekitar 10 M, dan ditempat terang LDR mempunyai resistansi yang turun menjadi sekitar 150 . Seperti halnya resistor konvensional, pemasangan LDR dalam suatu rangkaian sama persis seperti pemasangan resistor biasa. Simbol LDR dapat dilihat seperti pada gambar berikut.
LDR_
Aplikasi Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) :
Sensor pada rangkaian sensor cahaya
Sensor pada lampu otomatis
Sensor pada alarm brankas
Sensor pada tracker cahaya matahari
Sensor pada kontrol arah solar cell
Sensor pada robot line follower
LDR
Karakteristik Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) Sensor Cahaya :
Laju Recovery Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor)
Bila sebuah Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) dibawa dari suatu ruangan dengan level kekuatan cahaya tertentu ke dalam suatu ruangan yang gelap, maka bisa kita amati bahwa nilai resistansi dari LDR tidak akan segera berubah resistansinya pada keadaan ruangan gelap tersebut. Na-mun LDR tersebut hanya akan bisa menca-pai harga di kegelapan setelah mengalami selang waktu tertentu. Laju recovery meru-pakan suatu ukuran praktis dan suatu ke-naikan nilai resistansi dalam waktu tertentu. Harga ini ditulis dalam K/detik, untuk LDR tipe arus harganya lebih besar dari 200K/detik(selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux), kecepatan tersebut akan lebih tinggi pada arah sebaliknya, yaitu pindah dari tempat gelap ke tempat terang yang memerlukan waktu kurang dari 10 ms untuk mencapai resistansi yang sesuai den-gan level cahaya 400 lux.

sumber : blogdetik

Macam - macam Sistem Operasi pada komputer

Halooo Bloggeerrrr saya kembali untuk sedikit Share tentang Ada berapa banyak System Operasi (OS) untuk komputer atau PC ?  untuk yang masih bingung atau kamu yang belum tahu macam-macam system operasi (OS), berikut saya sebutkan macam-macam system operasi (OS) pada komputer atau PC :

Macam - macam System Operasi
DOS System


1.DOS
Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari Microsoft Windows. Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kalau mau mencobanya bisa lewat Start Windows - Run, lalu ketik cmd. merupakan OS tertua






Macam - macam System Operasi (OS) pada Komputer
UNIX System

2.UNIX
Termasuk sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi linux. Android merupakan turunan dari UNIX









Macam - macam System Operasi
LINUX System
3.Linux
Pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvald. Merupakan sistem operasi open source artinya bisa dikembangkan oleh semua orang dengan bebas. Turunan linux atau yang dikenal dengan distro linux banyak sekali macamnya. Mungkin linux merupakan sistem operasi yang paling banyak. Beberapa di antaranya yaitu: Debian, Suse, Red Hat (Fedora), Slackware, Ubuntu, Backtrack, dan lain-lain



Macam - macam System Operasi (OS) pada Komputer
SOLARIS System


4.Solaris
Dikembangkan oleh Sun Microsystem. Lebih banyak digunakan untuk perusahaan.



Macam - macam System Operasi
FreeBSD System


5.FreeBSD Dibuat oleh Universitas Berkeley. Hampir sama seperti linux. Hanya saja jauh lebih Kompleks dan mudah dipahami






Macam - macam System Operasi (OS) pada Komputer
NOVEL System


6.NovellOperatingSistem
Dibuat oleh Novell Corporation. Sistem operasi yang dulu pernaha digunakan oleh Fakultas MIPA UGM untuk Entry Key-In KRS mahasiswa. dan juga merupakan OS yang inovatif





Macam - macam System Operasi
WINDOWS System


7.MicrosoftWindows Merupakan sistem operasi yang paling populer. Hampir semua orang pernah memakainya. Beberapa versi Microsoft Windows yang terkenal: Microsoft Windows 98, 2000, Me, XP, Vista,  Windows 7, Windows 8 dan yang paling terbaru adalah Windows 10





Macam - macam System Operasi (OS) pada Komputer
APPLE MACHINTOS System


8.AppleMachintos
System operasi yang unggul dalam hal grafik. Memerlukan hardware khusus sehingga tidak dapat di-install di computer biasa. Versinya antara lain Mac OS X (Tiger), Leopard.
Mau tidak mau anda harus menggunakan perangkat apple untuk bisa menggunakan OS ini







Banyak sekali berbagai Macam Sistem Operasi Komputer yang terus berkembang, Tidak ada Sistem Operasi yang sempurna karena masing-masing Sistem Operasi memiliki daya dan ciri khas tersendiri. Walaupun ada Sistem Operasi yang berbayar, kenapa tidak kita coba Sistem Operasi yang Free alias gratis? Gratis bukan berarti buruk, baik atau buruknya sebuah Sistem Operasi bergantung pada End-Usernya sendiri. Sehingga kita harus cermat dalam memilih Sistem Operasi yang digunakan. 
 

Baterai Multifungsi untuk Alarm & Pengisi Daya bernama Roost

Roost, Baterai Multifungsi untuk Alarm & Pengisi Daya
WASHINGTON – Memiliki alarm asap memang menjadi hal yang perlu diperhatikan banyak orang rumah. Alarm ini bisa melaporkan adanya asap langsung ke smartphone pengguna. Namun terkadang, seperangkat alarm yang tersambung koneksi WiFi tersebut dibanderol dengan harga yang tidak murah.
Bagi pengguna yang ingin mendapatkan alarm asap yang dapat langsung melaporkan ke smartphone dan dibanderol dengan harga yang murah. Ada baiknya perangkat baterai yang bernama Roost ini diperhitungkan.
Roost menawarkan kemampuan untuk mendeteksi area yang dipenuhi asap karbon monoksida dalam ruangan yang sering dideteksi adalah asap kebakaran. Selain itu, perangkat ini dapat terhubung ke jaringan rumah melalui koneksi WiFi yang tersambung.
Bentuk yang dimiliki Roost pun tidak terlalu besar, didesain dalam bentuk baterai kotak berkekuatan 9 volt yang juga dapat difungsikan untuk sumber daya listrik perangkat. Roost akan berbunyi saat keadaan baterai di dalamnya mendeteksi area asap dan melaporkan langsung ke perangkat pengguna. Demikian seperti dikutip dari Digitaltrends, Kamis (13/11/2014).
Sayangnya, pembuat Roost belum bisa memasarkan perangkat ini dalam waktu dekat. Kabarnya, Roost baru akan dipasarkan pada 2015 dengan kisaran harga USD35. Sedangkan untuk paket lengkapnya, baterai ini dibanderol USD55 atau sekira Rp660 ribu.

Sumber Okezone